Salah dalam menyajikan ASIP dapat merusak kandungan nutrisi ASIP yang dibutuhkan bayi. Tentu saja hal tersebut dapat menghambat tumbuh kembang si kecil karena under 6 months old bayi hanya mengandalkan ASI yang diberikan ibunya. Untuk itu perlu sekali edukasi seputar penyajian ASI yang tepat untuk seorang ibu, ayah, termasuk anggota keluarga lain yang membantu menjaga si kecil atau baby sitter jika anda menggunakan jasa baby sitter/nanny.

- Ambil ASI berdasarkan waktu pemerahan (first in first out). Jika stok
ASIP sangat melimpah, Anda bisa mencampur stok ASIP terdahulu dengan ASIP terbaru karena prinsipnya ASIP terbaru masih fresh dan bagus untuk dikonsumsi bayi.
- Jika ASI beku, cairkan di bawah air hangat mengalir. Untuk
menghangatkan, tuang air bersih hangat dalam wadah, simpan ASIP didalam wadah
berisi air hangat tersebut. Tidak dianjurkan menghangatkan ASIP dengan
microwave/oven, dengan air mendidih atau direbus karena akan merusak kandungan
gizi pada ASIP.
- Teteskan pada punggung tangan untuk mengetes apakah ASIP terlalu
hangat atau tidak. Jika terlalu hangat, diamkan beberapa menit agar suhunya
turun dan bisa diberikan pada bayi.
- Tuang ASIP pada botol susu untuk diberikan pada bayi. Jika Anda
khawatir bayi bingung puting, Anda bisa memberikan ASIP dengan sendok atau
pipet kecil.
- Goyangkan botol ASIP secara perlahan agar ASIP yang mengendap
tercampur dengan baik. INGAT JANGAN MENGOCOK ASIP KARENA AKAN MERUSAK KANDUNGAN
GIZI ASIP.
Jika ASIP yang sudah dihangatkan tidak habis diminum bayi, sebaiknya
dibuang, jangan dimasukan ke kulkas atau freezer kembali. Biasanya saya hanya
menggunakan ASIP yang dihangatkan maksimal 2 jam, lebih dari itu saya tidak
berikan pada NafeesaAli.