Ibu
hamil umumnya tidak menyadari kehamilannya diminggu pertama ini karena
memang belum ada tanda kehamilan yang signifikan, baik itu yang
dirasakan oleh ibu hamil maupun yang terlihat oleh orang lain. Namun
meskipun baru berusia satu minggu, sebenarnya janin sedang berkembang
secara perlahan yaitu sel telur dalam proses menuju tuba falopi. Tuba
falopi adalah saluran telur yang berfungsi sebagai saluran atau jalur
yang membawa sel ovum dari ovarium ke rahim, di tuba falopi juga ada
bagian dimana menjadi tempat bertemunya sel sperma dan sel ovum. Sperma
dan sel telur bersatu di salah satu tuba falopi untuk membentuk badan
bersel satu yang disebut zigot. Zigot ini memiliki 46 kromosom, terdiri
dari 23 kromosom ibu dan 23 kromosom ayah. Kromosom ini akan membantu
menentukan jenis kelamin bayi, termasuk bagaimana bentuk dan warna bola
mata, warna rambut, bahkan kepribadian dan kecerdasan.

Perlu
Anda ketahui bahwa proses perjalan sel sperma bertemu dengan sel ovum
membutuhkan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari, hal tersebut
dipengaruhi oleh system hormonal estrogen, prostaglandin dan
progesterone yang dibantu dengan adanya gerakan kontraksi berupa
dorongan dari tuba falopi. Di usia minggu kesatu sampai dengan minggu
keempat ini, janin disebut blastosit yang berikutnya akan terbelah
menjadi dua bagian penting diantaranya menjadi plasenta dan embrio.
Embrio ini akan tertanam dan melekat di uterus yang akan berkembang
menjadi janin selama 9 bulan. Sementara plasenta adalah bagian luar yang
akan melindungi janin selama kehamilan. Biasanya pasangan suami isteri
baru akan mengecek kehamilannya jika sudah merasa telat menstruasi
hingga dua minggu, baik itu menggunakan test pack maupun pemeriksaan di
bidan atau dokter kandungan. Jika pada pemeriksaan pertama hasilnya
masih negative, cobalah periksa kembali jika dalam waktu 3 -7 hari belum
menstruasi. Jika sudah memasuki minggu ke-empat, Anda bisa menjadwalkan
pemeriksaan rutin dengan bidan atau dokter kehamilan mengenai
perkembangan janin.
Dimasa
ini, penting sekali Anda menjaga kondisi kesehatan, baik itu pola makan
maupun pola istirahat. Mungkin Anda akan mulai mengalami mual dan
muntah atau dikenal dengan morning sickness namun tetaplah untuk
makan makanan dengan nutrisi tinggi karena janin akan mengalami
pertumbuhan yang sangat cepat dan membutuhkan asupan nutrisi dari
makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.