Ibu Bekerja Tetap Bisa Dekat Dengan Anak

Saat saya memutuskan untuk tetap berkarir meski telah memiliki anak memang muncul rasa takut dan khawatir. Setelah masa cuti melahirkan habis, saya pun sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan banyak kemungkinan yang bisa terjadi, seperti memutuskan untuk berhenti bekerja jika si kecil rewel dan tidak bisa ditinggal. Seiring berjalannya waktu, alhamdulialh semua berjalan dengan sangat baik bahkan diluar dugaan saya sendiri. Nafeesa tumbuh dan berkembang dengan baik dengan bantuan keluarga tentunya.

jaga bonding dengan anak, kedekatan ibu dan anak, tips menjaga kedekatan ibu bekerja dengan anak


Namun kemudian, masalah turut muncul dari dalam diri saya sendiri yakni rasa takut kehilangan kasih sayang dari Nafeesa. Saya sering mendengar cerita tetangga yang mengatakan bahwa anaknya lebih nurut sama nanny, asisten rumah tangga atau dengan oranglain yang sering berjumpa dengannya daripada dengan ibunya sendiri. saya mengalami kecemburuan dan rasa takut berlebihan yang padahal anaknya sendiri saat itu baru berusia 4 bulan dan mungkin belum begitu paham hal-hal seperti ini.

Baca Juga : Atasi Syndrome Kesepian Dalam Rumah Tangga

Perasaan tersebut terjadi cukup lama hingga akhirnya rasa takut tersebut berangsur hilang dengan bantuan suami dan healing dari dalam diri saya sendiri. Anggapan bahwa ibu yang bekerja akan kehilangan banyak moment bersama si kecil, anak jadi gak nurut sama orangtua, dan statement lainnya ternyata keliru. Dengan perhatian yang tetap saya berikan sepenuhnya kepada si kecil ternyata tetap dapat menjaga kedekatan kami bahkan Nafeesa sangat dekat dengan saya.

jaga bonding dengan anak, kedekatan ibu dan anak, tips menjaga kedekatan ibu bekerja dengan anak

Untuk Moms yang juga sedang mengalami hal yang sudah saya rasakan, tips berikut ini mungkin bisa membantu meredakan rasa cemburu dan takut yang berlebihan.


Baca Juga : Mengatasi Rambut Rontok Pasca Melahirkan

Label: , , , ,